Peran Penting dan Nilai Positif Terhadap Alat Kecanggihan Tekhnologi di Tengah covid-19 Tahun 2020

0
218

OPINI, KABARNUSANTARA.ID – Disadari atau tidak, bahwa kecanggihan tekhnologi merupakan salah satu faktor yang mendorong semua orang tanpa terkecuali, untuk memberikan perannya yang sangat tinggi dan positif, secara khusus ditengah bencana covid-19 ini.

Peran teknologi ini sudah sangat membantu masyarakat dalam melakukan berbagai aktifitas yang tidak dapat dilakukan secara langsung terutama membantu untuk mencari informasi-informasi bagi yang masih berpendidikan, dan membantu untuk mendatakan kasus-kasus perkembangan virus corona bagi pihak yang berwenang. Dan melalui Perkembangan teknologi semakin maju sehingga dapat dinilai karena memiliki dampak positif dalam menghambat penyebaran virus corona.

Kecanggihan tekhologi disatu sisi dianggap sebagai alat yang pertama dan selalu mengedepankan dalam melakukan dan kegiatan apa saja, secara khusus peran pertama, kecanggihan tekhnologi ini adalah memberikan suatu informasi penting terkait wabah virus corona atau covid-19, dan peran yang kedua adalah, “keguanaannya” yakni memudahkan masyarakat dalam mencari atau menggali informasi harian secara khusus dimasa pademi covid-19 ini, ketiga, ditengah adanya bencana wabah virus corona atau covid-19 semua lembaga secara khusus lembaga pendidikan dari tingkat SMP sampai ketingkat perguruan tinggi, masing-masing memanfaatkan atau mendominasi untuk menggunakan alat tekhnologi dalam proses belajar atau disebut daring atau “belajar online”.


Covid-19 yang dikenal dengan nama virus corona atau penyakit jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia virus seperti ini yang kita kenal dan yang kita alami bersama adalah virus yang mematikan dengan menularnya dari manusia kemanusia dan juga menyerang pada daerah pernapasan pada manusia itu sendiri.

Penyakit virus ini pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan, ibukota propinsi Hubei China, sejak saat itu mulai menyebar secara global dan umum atau mendunia.

Dengan adanya pandemi covid-19 ini di tahun 2020 sehingga dapat mengakibatkan atau dapat mengganggu seluruh proses aktifitas sehari-hari, mulai dari aktifitas rutinitas setiap hari yang di lakukan oleh kalangan petani, dan juga aktifitas pada anak sekolah, baik siswa/I, maupun mahasiswa/i dalam proses belajar, atupun mengganggu aktifitas guru atau dosen dalam proses belajar mendidik bagi siswa/I dan mahasiswa/inya.


Pendayagunaan Aparatusr Negara dan Reformasi Birokrasi, “Thajo Kumolo” mengeluarkan surat edaran baru dan pada intinya dalam masa perpanjangan bekerja dari rumah (work from home) dan harus penyusaian dalam sistem bekerja, bukan berarti pelayana publik tidak dilayani, atau di tiadakan, baik itu pelayanan publik terkait ruang lingkup barang, jasa maupun adtsminitrasi dan dapat dilakukan secara online, sebagai contohnya adalah diera digital jaman milineal ini kecanggihan tekhnologi yang sangat mendominasi dalam seitem kerja, dan sangat tepat juga dengan kehadiran bencana wabah virus corona atau covid-19 ini, kecanggihan tekhnologi itulah yang mengedepankan untuk memberi informasi-informasi baru, dan menelusuri setiap titik konflik.

Covid-19 ini juga hemat saya adalah salah satu penyerang yang tanpa sebab musabab, dan secara tiba-tiba seluruh manusia pun tanpa diduga bersiap siaga untuk menjaga diri, bahwa salah satu yang bernama covid-19 yang disebut juga oleh masyarakat adalah “ninja gelap” yang berasal dari China dan tanpa diduga pula ia menyerang manusia yang tanpa sebab, kesiap siagaan masyarakat untuk mencegah atau menangani ninja atau covid-19 ini adalah menjaga jarak dengan orang lain, karena covid-19 ini tidak dapat dilihat oleh wajah mata kepala manusia, selain rasa yang dialami bagi orang yang terdeteksi atau positif terkena virus ini.

Dan contoh yang kedua, dengan adanya persetujuan dari pemerintah dalam proses aktifitas guru dan murid, untuk tetap menjaga jarak sebagai penanggulangan atau pencegahan terjadinya tertularnya virus ini, sehingga proses kegiatan belajar tersebut dapat dilakukan melalui daring atau belajar online dengan menggunakan alat kecanggihan tekhnologi atau “TIK”. ketiga, adapun kegiatan yang seharusnya dalam bentuk kelompok atau bekerja sama akan tetapi turuti wewenang pemerintah dan dinas kesehatan yakni; pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, dan jaga jarak.


Tahun 2020 hemat saya adalah tahun bencana yang menimpah seluruhmanusia di dunia tanpa terkecuali baik suku, agama, ras maupun budaya atau adat-istiadat. Di tahun 2020 ini merupakan tragis bagi orang-orang yang masih dalam proses berpendidikan, contohnya dengan adanya bencana covid-19 ini Ujian Nasional bagi siswa mulai dari tingkat SD, SMP sampai tingkat SMA dihapuskan, dan belajar di rumah melalui aplikasi tertentu, demikianpun bagi para mahasiswa/I melalukukan kuliah daring.

Dari kasus seperti ini saya sungguh merasa bahwa kesibukan seorang diri tak bisa ditanding oleh siapa saja, karena dengan berbagai aneka ragam cara yang harus dihadapi setiap hari, seperti bahan mata kuliah yang harus menggunakan online, tanpa terhitung benar atau salah “apabila bekerja hanya seorang diri tanpa di temani siapa saja, dan juga keberatan dalam situasi seperti gangguan pada jaringan, sehingga dapat menimbulkan salah satu kegagalan yang harus diterima”.


Pemanfaatan tekhnologi dalam kegiatan belajar mengajar sangat penting, (Siedoo.com). Adanya program digitalisasi sekolah saat ini, karena para pendidik harus mempersiapkan bekal untuk anak-anak agar dapat hidup sesuai zamannya nanti, sehingga pemanfaatan tekhnologi juga sangat dibutuhkan terutama di era digital seperti sekarang ini terutama dalam situasi bencana covid-19 ini.

Dari pihak kemendikbud telah membuat sebuah aplikasi belajar berbasis daring (online), kata kepala bidang pengembangan Tekhnologi pembelajaran berbasis Multimedia dan Web kemendikbud, “Hasan Chabibie”, bahwa sudah 100-ribu guru se-indonesia telah mengikuti pelatihan pembuatan bahan ajar yang berbasis TIK (Tekhnologi Informasi dan Komunikasi), dan kemudian dipilih dan di seleksi lagi menjadi 100 guru istimewa yang ikut serta dalam pembuatan konten dan penggerak forum pembelajaran ini. (siedoo.com).

Kemudian hubungan tekhnologi dalam proses pembelajaran, tekhnologi kaitannya dengan belajar adalah sebagai media yang efektif dan efisien dalam proses belajar mengajar dan ditengah bencana virus corona kebijakan yang pasti oleh pihak pemerintah, bahwa semua lembaga pendidikan harus belajar secara daring atau belajar online, dengan adanya kebijakan ini sehingga rata-rata lemebaga pendidikan di indonesia mencapai 100% dalam melakukan kegiatan belajar daring atau online.

Hemat saya bahwa kecanggihan tekhnologi adalah salah satu alat bantu untuk memproses kerja, contohnya adalah mencari lowongan kerja, memberi, menerima atau menggali informasi baik jauh maupun dekat, membeli barang-barang sesuai yang diperlu dapat menggunakan secara online. Dan dalam hemat saya bahwa di era digital kecanggihan tekhnologi sudah mencapai 85% nilai positif.

Akhir kata “bermanfaatlah alat kecanggihan tekhnologi, dan jadikanlah alat tekhnologi sebagai teman akrab, karena selalu memberi dan mendatangkan dampak yang baik dan positif bagi kehidupan kita atau bersama.

Penulis : Febrian Mulyadi Angsemin