Kepala Puskesmas Cipanas Garut, Hj. Husnul Khotimah (berdiri) tengah mendapingi pegawainya, Sabtu (14/11).

KABARNUSANTARA.ID- Dalam dua minggu terakhir banyak tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang terpapar Covid 19. Sehingga pusat layanan kesehatan, tempat dimana Nakes terpapar virus tersebut, terpaksa ditutup untuk beberapa waktu.

Tak ingin Nakesnya terpapar corona,  manajemen Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Cipanas, yang berada di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, berupaya ekstra lindungi Nakesnya dari virus yang menakutkan itu.

” Di wilayah kerja Puskesmas Cipanas ini memang lagi meningkat jumlah kasus Positif nya, terutama dari kluster keluarga, ada juga dari tenaga kesehatan. Nah kita sebagai petugas kesehatan yang masih sehat, harus benar-benar menjaga kondisi, dengan memperketat protokol kesehatan, dan selalu berdo’a kepada Alloh SWT, supaya tetap sehat dan bisa melayani masyarakat dengan maksimal,” Kata Kepala PKM Cipanas, Hj. Husnul Khotimah, Sabtu (14/11/2020).

Selain itu, lanjut Husnul, Ia juga selalu berupaya memberikan extrafood dan extra vitamin kepada anak buahnya, dan selalu mengingatkan untuk bahagia, agar bisa menekan stres untuk menjaga imunitas tubuh agar tidak menurun. Ia juga berupaya hadir di Puskesmasnya meskipun hari libur, untuk mensupport anak buahnya.

” Kita juga mengatur jadwal kerja WFH dan WFO. Dan bila ada karyawan yang sakit, kita anjurkan untuk berobat dan istirahat di rumah,” Imbuhnya.

Selain memperketat protokol kesehatan (Prokes) terhadap pegawai Puskesmasnya, diberlakukan juga kepada pengunjung.

” Untuk pengunjung kita juga selalu mengingatkan protokol kesehatan, dan pengunjung kita batasi, supaya tidak bergerombol di dalam, di luar juga harus jaga jarak,” Ucapnya.

Dan Ia menghimbau kepada masyarakat yang merasa ada maslah dengan kesehatannya, supaya segera mendatangi Puskesmasnya, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, kaitan dengan Pandemi Copid 19. (Asep Sudrajat).