JAKARTA, KABARNUSANTARA.ID. – Kementerian Perhubungan meresmikan pembukaan reaktivasi jalur kereta api Ciranjang-Cipatat, jalur ini merupakan bagian dari reaktivasi jalur kereta Cianjur-Padalarang. Sebelumnya, di tahun 2019, reaktivasi sudah dilakukan pada segmen Cianjur-Ciranjang.

“Adanya tarif promo dan perpanjangan rute ini, KAI berharap dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api,” kata Dirut PT KAI Didiek Hartantyo dalam keterangannya, Senin (21/9/20).

Jalur tersebut dilalui kereta Siliwangi yang dioperasikan oleh PT KAI (Persero). Dalam menyambut pembukaan jalur baru ini KAI memberikan promo tiket gratis alias Rp 0 untuk naik kereta dari Ciranjang-Cipatat hingga akhir September.

Meski gratis, masyarakat tetap harus membeli tiket seharga Rp 0 pada loket stasiun yang dilayani KA Siliwangi yaitu Stasiun Sukabumi, Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, dan Cipatat. Tiket bisa dibeli mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Kereta Siliwangi sendiri, awalnya melayani relasi Sukabumi menuju Ciranjang. Kemudian diperpanjang hingga Cipatat dengan dibukanya reaktivasi rel kereta baru per hari ini.

Sedangkan untuk tiket KA Siliwangi dari Sukabumi hingga ke Ciranjang tetap dikenakan tarif Rp 3.000. Terdapat 6 perjalanan KA Siliwangi per hari dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Ciranjang menuju Stasiun Cipatat pada 07.37, 13.37, dan 19.37.

Sedangkan keberangkatan dari Stasiun Cipatat menuju Stasiun Ciranjang tersedia pada 08.45, 14.45, dan 20.45.

Setiap perjalanan KA Siliwangi membawa 6 kereta ekonomi dengan kapasitas 106 tempat duduk per kereta. Untuk menciptakan physical distancing, KAI membatasi tiket yang dijual hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.