KABARNUSANTARA.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Kamis (3/12). Pagi ini, Rupiah dibuka di Rp 14.125 per USD, tak berubah dibanding penutupan di perdagangan sebelumnya.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih bergerak stagnan usai pembukaan, lalu kemudian melemah ke Rp 14.137 per USD. Meski demikian, Rupiah berangsur menguat dan saat ini berada di Rp 14.134 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah seiring perkembangan paket stimulus di Amerika Serikat,yang dilansir dari merdeka.com

“Sentimen stimulus fiskal AS telah menekan dolar AS kemarin, tapi hari ini kemungkinan pasar akan memperhatikan proses persetujuan stimulus tersebut yang mendapatkan pertentangan dari pihak Demokrat di parlemen,” kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (3/12).

Menurutnya, penolakan tersebut bisa menahan pelemahan dolar AS hari ini terhadap nilai tukar lainnya. Bahkan, penguatan rupiah bisa tertahan hari ini.

Partai Republik dan Demokrat di Kongres tetap tidak dapat mencapai kesepakatan tentang bantuan baru untuk ekonomi AS yang dilanda pandemi, meskipun beberapa investor mengatakan berita ekonomi yang buruk dapat memacu para pembuat kebijakan bekerja lebih keras guna mencapai kesepakatan.

Pemimpin Mayoritas DPR AS Steny Hoyer juga mengungkapkan harapan bahwa kesepakatan dapat dicapai dalam beberapa hari mendatang. Dia memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.100 per USD hingga Rp14.150 per USD.