oleh

Sapma PP Ingin Pemuda Tak Terjebak Pada Pemanfaatan Suara Saja Di Pilkada Garut 2018

KABAR NUSANTARA – Satuan Pelajar Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Garut melaksanakan Rapat Pleno dalam rangka mempersiapkan pelantikan 1000 pengurus Se-kabupaten Garut dan mempersiapkan diri dalam menghadapi kontestasi Politik di Kabupaten Garut kedepan, Senin (25/12/17).

Ketua Sapma PP Kab. Garut Wing Perwira Md (27) di Gedung KNPI mengungkapkan bahwa Tujuan peleno tersebut untuk merekatkan silaturahmi dengan seluruh pengurus Se-Kabupaten Garut, dimana SAPMA memiliki tiga unsur keanggotaan mulai dari unsur pemuda yang di ambil dari stiap kecamatan.

“Keanggotaan kami selama masih dlm kategori usia pemuda yang termuat dlm undang-undang kepemudaan, yang kedua unsur mahasiswa dan unsur pelajar yang ada di setiap sekolah menengah atas/kejuruan/madrasah aliyah”.

Menurut Wing Perwira rapat pleno juga bertujuan menghasilkan sikap yang di simpulkan dari aspirasi-aspirasi setiap unsur di dalam sapma pp di kabupaten Garut, dalam menyikapi perhelatan politik di Kabupaten Garut periode yang akan datang.

“Sikap-sikap politik bersama demi kepentingan pemuda di kabupaten Garut, karena pemuda jarang dilibatkan dalam penentuan kebijakan pemerintahan, sehingga kita merasa bahwa pendidikan politik, dimana kita harus memiliki dasar-dasar yang kuat dalam memberikan hak suara kita”.

Sementara Sekretaris Sapma PP Agil Sahrizal (26) menegaskan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sebuah kota, ditentukan pula oleh suara kaum pemuda, namun hanya dijadikan komoditas kepentingan smentara saja, tidak ada sinergitas berkelanjutan.

“Suara Pemuda itu seolah habis manis sepah dibuang, pemilih pemula dibutuhkan suaranya saja saat pilkada tapi tak pernah didengar aspirasinya saat membuat kebjakan, itulah yang mendasari kenapa pleno ini dilaksanakan agar calon pemimpin garut kedepan memperhatikan para pemuda” Tutupnya.
Redaktur : Evan Saepul Rohman

Komentar

News Feed