GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Baru berjalan tiga hari Operasi Zebra Lodaya 2018, Satlantas Polres Garut menilang 1.229 kendaraan, roda dua dan roda empat yang melangar di jalan raya.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK, didampingi Kasat Lantas Polres Garut AKP Rizky Adi Saputra SH SIK menilai dari hasil rajia tersebut menunjukan, masih banyaknya pengendara yang kurang sadar akan kewajiban mereka, terutama dalam hal membawa surat- surat kelengkapan kendaraan.

Kasatlantas Polres Garut Akp Rizky saat memeriksa kendaraan yang mengganti plat nomor dengan tulisan “Kamu Jelek”

“Yang di amankan hampir 200 kendaraan tidak membawa surat-surat seperti STNK, SIM bahkan helm, sangat disayangkan sekali, karena pengendara belum sadar akan keselamatan dia sendiri salah satunya mengunakan helm,”ungkap Budi saat press confrence di halaman Mapolres Garut, Kamis (1/11/18)sore.

Selain surat- surat, polisi juga menilang pengendara yang melawan arus dan kendaraan angkutan umum tidak layak pakai.

“Mobil angkutan umum yang di tilang karena sudah tidak layak pakai, kalo tidak kami tilang di khawatirkan membahayakan pengendara lain, kalo untuk yang melawan arus itu pengendara roda dua, malah ada motor dengan nomor polisi yang depan belakang beda, kita juga tilang anak dibawah umur yang bawa kendaraan walaupun sudah kita himbau dan pringati,”jelasnya.

Ribuan kendaraan yang diamankan Satlantas Polres Garut di lapangan upacara Polres Garut selama masa Oprasi Zebra Lodaya 2018

Pihak kepolisian mengaku akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna mencegah pelangaran anak di bawah umur. Operasi Zebra sendiri akan dilakukan selama 14 hari dengan menargetkan pelanggar surat- surat kendaraan, SIM, kelayakan kendaraan.

(Evan/red)