GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Menindaklanjuti program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk memberikan 3000 potong selimut kepada warga yang dilanda cuaca dingin, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut pun ambil bagian.

Lembaga itu menyerahkan 1000 potong selimut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut untuk diserahkan kepada warga yang membutuhkan.

Baca juga:

Garut Dilanda Cuaca Dingin, BPBD Siapkan Ribuan Selimut

“Selimut dari Baznas untuk warga Garut pendistribusiannya akan dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut,” ungkap Ketua Baznas Garut, Rd. H. Aas Kosasih, saat menyerahkan selimut ke BPBD pada kegiatan apel pagi di Lapangan Setda Pemkab Garut, Senin (22/7/2019).

Ia menerangkan, sasaran pendistribusian selimut itu adalah penduduk di kaki gunung, mulai dari Cisurupan, Cikajang, Banjarwangi, Cihurip, dan banyak lagi.

“Insya Allah, apabila kurang akan saya siapkan lagi,” ujar Aas.

Menurut dia, dari informasi yang diterima, keadaan suhu di Garut kadang-kadang bisa mencapai 17 – 18 derajat, dan di bawah 10 derajat kalau menjelang subuh. Umumnya, cuaca dingin itu menyebabkan anak-anak menggigil kedinginan.

“Mau sekolah itu kadang kadang uring uringan, karena kedinginan lantaran suhu seluruh tubuhnya drop (turun). Dengan sendirinya ketika suhu drop, penyakit akan datang mulai flu, demam, dan sebagainya,” kata Aas.

Baca juga:

Cuaca Dingin dan Kering Selimuti Jawa Barat, Ini Penyebabnya

Ia menegaskan, bantuan selimut dari Baznas itu merupakan bentuk kasih sayang Baznas dalam membantu program pemerintah.

“Kebetulan orang-orang yang terdampak kedinginan itu juga kaum dhuafa. Sebab kalau mereka mampu, pasti bisa membeli selimut sendiri atau bed cover,” ujar Aas.

Reporter MD: Sumarna
Editor : Mustika