SMKN 1 Garut Beri APD untuk RS dan Puskesmas

0
230

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Semakin bertambahnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), PAsien Dalam Pemantauan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG) dan pasien positif terpapar Covid 19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengundang keprihatinan dari pengelola sekolah SMKN 1 Garut.

Karena itu sekolah yang dulu bernama SMEA Negeri Garut itu memberikan bantuan berupa APD bagi para tenaga medis yang bertugas di 67 puskesmas dan 2 rumah sakit.

Memurut Kepala SMKN 1 Dadang Johar Arifin, selain 325 unit APD, juga pihaknya membagikan 2500 botol hand sanitizer untuk seluruh Puskesmas yang tersebar di 42 kecamatan.

” APD ini kami pesan dari pabrikan di Jakarta yang standarnya sesuai standar WHO, mudah-mudahan dapat membantu tugas para tenaga medis. Selain APD, ada juga hand sanitizer ukuran besar dan kecil, ditambah masker,” tutur Dadang, Senin (06/04/2020) di Aula Gedung SMKN 1 Garut.

Kepala Puskesmas Kecamatan Haurpanggung, Rohmalia M. Nur, mengaku sangat terbantu dengan adanya pemberian alat bantu penanganan Covid 19 dari SMKN 1 Ini.

” Ya itu tadi kita kekurangan, makanya dengan adanya bantuan dari SMKN 1 ini, akan sangat bermanfaat. APD itu sulit mendapatkannya, ketika kita punya uang pun sulit dimana harus belinya. Makanya kami berterima kasih sekali atas bantuan ini,” ujarnya.

SMKN 1 Garut bukan kali ini saja memberikan bantuan alat penangan Corona itu. Sebelumnya ribuan hand sanitizer dan masker dibagikan kepada masyarakat di berbagai tempat dan sejumlah Puskesmas. (*)

Reporter : Jay

Editor : Slamet Timur