KARAWANG, KABARNUSANTARA.ID
Pasca melaksanakan tugas operasi selama kurang lebih 11 bulan sebagai Satgas Pamtas Mobille di Wilayah Papua, personel Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 305 Kostrad memberangkatkan 450 orang aparat dan dapat kembali secara utuh, sehat, selamat dan lengkap baik personel maupun materiil serta dengan hasil yang gemilang.

Berkaitan dengan hal tersebut Yonif Para Raider 305 Kostrad melakukan kegiatan di Mesjid Al-Badar, Yonif Para Raider 305 Kostrad Karawang sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT , Tuhan Yang Maha Esa.

Komandan Yonif PR 305 /Tengkorak Mayor Inf Fajar Akhirudin S.I.P., M.Si (Dok : Tim)

 

“Kami bersyukur anggota kami utuh dan sukses dalam menjalankan tugas, Satgas Pamtas Mobile YPR 305 Kostrad didalam melaksanakan tugas ini telah berhasil menegakkan kedaulatan NKRI di Papua, dengan merebut dan menguasai Markas OPM di Soemalo Kab. Lanny Jaya Papua, serta mampu menjaga stabilitas keamanan, membantu meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pedalaman Papua,” ujar Komandan Yonif PR 305 /Tengkorak Mayor Inf Fajar Akhirudin S.I.P., M.Si dalam sambutannya.

Mayor Fajar juga menambahkan bahwa pihaknya berhasil menurunkan 25 orang tokoh OPM kelompok militan Purom Okiman Wenda yang menyerah secara sukarela kepada NKRI. Serta berhasil memperoleh dan mengumpulkan barang bukti berupa senjata organik, rakitan, munisi, maupun alkap militer lainya yang digunakan oleh OPM untuk mengganggu Kedaulatan NKRI di Papua.

Sejumlah anggota Raider Para Kostrad 305 Patuhi Protokol Kesehatan (Dok : Tim)

“Acara ini merupakan wujud rasa syukur atas pelaksanaan tugas operasi di Papua, kegiatan santunan ini sebagai rasa empati kepada sesama dan dilanjutkan doa bersama,” Jelasnya.

Selain itu orang nomor satu di Yonif Para Raider 305 Kostrad itu juga menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada prajurit Korum sebagai garis belakang disatuan yang telah dapat melaksanakan tugas dengan sangat baik dalam menjaga kondisi satuan dan keluarga yang di tinggal tugas operasi. Sehingga mampu memberikan motivasi kepada pasukan yang sedang melaksanakan tugas di daerah operasi.

Acara santunan dan Doa bersama ini diikuti oleh perwakilan prajurit, ibu persit, anak yatim sebanyak 450 orang serta berjalan dengan tertib, aman, lancar dan tetap mematuhi prosedur protokol kesehatan Covid -19.