GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/4/2018) tadi malam membuat Sungai Ciojar di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, meluap. Satu rumah ambruk diterjang derasnya arus sungai, 40 lainnya terendam.

“Yang terkena luapan Sungai Ciojar ada 41 rumah, satu ambruk, 40 lainnya tergenang, semuanya berada di pinggir sungai,” kata Kepala Desa Sukasenang, Iwan Ridwan, Jumat (12/4/2019).

Rumah yang ambruk dihuni oleh keluarga Mugni. Rumah tersebut hancur di bagian dapurnya. Bahkan atap rumah pun runtuh karena dinding dapur yang menjadi penyangga atap, runtuh. Sejak tadi malam, Mugni sekeluarga dan beberapa keluarga yang rumahnya terendam, terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya.

Baca juga :

Gara-gara Curiga Tas Asing, Polres Turunkan Jihandak, Jalan Otista Ditutup

“Luapan Sungai Ciojar tadi malam pun merendam badan jalan yang menghubungkan Garut-Limbangan. Sempat memacetkan lalulintas,” tambahnya.

Menurut Iwan, sebenarnya Ciojar seringkali mengakibatkan banjir jika hujan deras turun. Namun biasanya luapan air tak sampai merendam rumah.

“Biasanya hanya merendam jalan raya. Tapi sekarang ini banjirnya sangat besar,” tambahnya.

Hingga menjelang shalat Jumat tadi siang, sejumlah warga korban luapan Ciojar tampak masih membersihkan rumah mereka yang dipenuhi lumpur dan material bawaan banjir lainnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dadi Djakaria, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, petugas BPBD telah terjun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu para korban.

Reporter : RM
Editor : Mustika