Terlihat Harmoni Jokowi dan Prabowo di Lumbung Pangan

0
122

JAKARTA, KABARNUSNATARA.ID – Pada pukul 07.00 wib pagi di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, iringan mobil kepresidenan memasuki area penerbangan, Presiden Joko Widodo berada di dalam mobil hitam buatan Jerman, rombongan beberapa menteri sudah dulu tiba, mereka berbaris rapi menunggu kedatangan Panglima tertinggi.

Hadirnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencuri perhatian, dngan memakai safari cokelat, Prabowo menyambut Jokowi memberi hormat. Tak hanya itu ada pula Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan pasukan dari TNI-Polri, semua mematahui protokol kesehatan dengan memakai masker.

Menjadi hal yang tidak biasa karena Prabowo hadir. Ketua umum Partai Gerindra itu ternyata mendapat ajakan khusus dari presiden, mereka bertolak bersama menuju Kalimantan Tengah pada Kamis kemarin, menuju daerah lumbung pangan.

“Seingat saya ini kunjungan kerja pertama (Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo),” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dikutip dari laman merdeka.com.

Memang kali pertama Jokowi dan Prabowo pergi dinas bersama, sebelumnya Prabowo sudah diminta untuk menggarap lumbung pangan (foodestate), pengelolaan itu nanti akan ditangani prajurit TNI, langkah ini diyakini sebagai upaya menghadapi ancaman biologi di masa akan datang seperti pandemi Covid-19 saat ini.

Dalam menghadapi ancaman biologi lainnya, dalam jangka panjang Kementerian Pertahanan melalui Universitas Pertahanan mulai membuka program sarjana kedokteran, kimia, biologi dan bidang pendidikan yang berkaitan lainnya.

Ditambah, mereka juga segera merevitalisasi 110 rumah sakit milik TNI. Selama satu setengah jam, rombongan presiden tiba di Bandara Udara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, perjalanan pun dilajutkan dengan menggunakan helikopter Super Puma berkelir merah putih.

Bukan alutsista baru, helikopter milik TNI AU itu berwarna merah dan putih baru saja dicat ulang, sebelumnya helikopter itu didominasi warna biru Warna baru ini dianggap lebih memiliki sentuhan lebih Indonesia.

Terlihat di dalam helikopter, Jokowi dan Prabowo duduk saling berhadapan, dan hanya terisi lima orang, jika di masa normal, biasanya mampu memuat hingga 10 orang, semua harus dikurangi demi menjaga kesehatan para pejabat negara.

Penerbangan mereka kali ini menuju food estate di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Jokowi dan Prabowo ternyata sudah ditunggu rombongan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat. Tidak lama kemudian, mereka meninjau lahan yang akan jadi lumbung pangan nasional.

Semua rombongan berkeliling. Beberapa kali Jokowi berbincang santai dengan Prabowo ketika sedang berjalan melihat lahan lumbung pangan. Keduanya tampak santai, nyaman berbincang meski mulut tertutup masker.

Para menteri dan Presiden Jokowi duduk di gubuk, mereka kembali berdiskusi, membahas terkait pengembangan kawasan lumbung pangan. Jokowi duduk di samping Prabowo, sementara di hadapan mereka duduk para menteri.

Ketua Partai Gerindra fokus mendengarkan arahan dari Jokowi, barang tentu jika ini menjadi pemandangan yang menarik, apalagi mereka berdua saat Pilpres 2014 dan 2019 merupakan rival. Suasana persaingan hari itu tidak tampak sama sekali, hanya keakraban.

Prabowo sesekali mencatat hal disampaikan presiden dalam kertas catatannya, matanya tidak pernah teralihkan, selalu tertuju pada Jokowi, fokus mendengarkan arahan pimpinannya.

Usai diskusi di gubuk, Jokowi beranjak menuju lokasi pengerjaan saluran irigasi Primer Induk di UPT A.5, Kecamatan Dadahup, kali ini giliran Basuki Hadimuljono yang memandu peninjauan, Prabowo pun ikut menyimak berbagai hal disampaikan Menteri Basuki.

Kemudian perjalanan rombongan presiden dan menteri dilajutkan, mereka menuju Kabupaten Pulang Pisang melalui jalur darat. Jokowi meminta Prabowo ikut satu mobil SUV berplat RI 1 itu. Jokowi duduk kursi depan. Sedangkan Prabowo berada kursi penumpang belakang.

Namun perjalanan sempat terhenti di jembatan perlintasan menuju Pulang Pisau, disitu Prabowo dan Jokowi turun dari mobil berjalan menuju jembatan kayu berwarna kuning, mereka meninjau pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau.

Hanya 15 menit mereka kembali melanjutkan perjlanan menuju Desa Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau. Kembali melihat lahan lumbung pangan. Di area tersebut nantinya terdapat kurang lebih 10.000 hektare lahan berpotensi jadi lumbung pangan baru.

Jokowi memerintahkan Prabowo untuk mengurus pengembangan lumbung pangan nasional baru. Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga akan berkoordinasi bersama Prabowo.

Prabowo diminta mengomandoi lahan seluas 178 ribu hektare di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Untuk tahap awal, akan dibangun lumbung padi seluas 30 ribu hektare. Targetnya, dalam kurun waktu maksimal dua tahun bakal bertambah lagi 148 ribu hektar lumbung padi.

“Karena ini menyangkut cadangan strategis pangan kita, leading sector-nya akan kita berikan ke menteri pertahanan yang tentu saja didukung Pak Menteri Pertanian, juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan ada dukungan dari gubernur dan para bupati,” kata Jokowi mengungkapkan.

Dari perjalanan ini, Prabowo diminta menjadi penanggung jawab dalam pembangunan lumbung pangan. Dia “Leading sector-nya ini nanti karena menyangkut cadangan strategis pangan maka akan diberikan ke Pak Menteri Pertahanan,” ungkap Jokowi.

Reporter : Hari S