TASIKMALAYA|KABARNUSANTARA.ID – Tes berbasis komputer (CAT) untuk calon pegawai pemerintah non PNS di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, diwarnai insiden kecil, selain kesiangan ada peserta yang tidak hadir, seorang peserta harus gagal tes akibat kesalahan tekhnis.

Pelaksanaan tes berbasis komputer

Pelaksanaan tes berbasis komputer (computet assisted tes)untuk calon pegawai pemerintah non PNS di kantor Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat digrlar, senin pagi. Sebanyak 62 orang peserta turut melaksanakan tes diruang komputer SMAN 1 Singaparna.Meski tidak alami gangguan server, namun sejumlah insiden kecil sempat mewarnai insiden test berbasis komputer ini, sejumlah peserta datang dengan alasan ban meletus hingga bangun kesiangan. Selain itu tujuh orang peserta tidak hadir tanpa alasan yang jelas, akibat kesalahan tekhnis seorang peserta harus gagal ujian.Fahris peserta asal singaparna tidak sengaja menekan tombol finish di layar CPU meski baru mengisi satu soal, fahris tidak bisa melanjutkan test karena server tertutup.

“Salah samsit saya harusnya isi dulu soal sampai seartus, saya baru isi satu sudah samsit ternyata udah semua saya baru kerjakan satu soal, memang bukan rezeki fahris,”ujarnya.

Bagi sebagian peserta pelaksanaan cat untuk pegawai pemerintah non PNS dianggap lebih menegangkan, meski pengawasan cenderung longgar, penerimaan kuota pegawai yang sangat terbatas jadi alasan.

“Pindah dari sana gak konek. kalau cpns lebug ketat tapi lebih tegang disini soalnya formasi yang dibutuhkan hanya 2 orang yang daftar banyak. bisa bawa hp juga tapi aturan gak boleh pakai hp bisi indikasi kecurangan,”Ujar Vera Rosyariaf sebagai Peserta.

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan slot pegawai pemerintah non PNS sebabyak 12 orang, mereka akan ditempatkan di bagian hukum, ekonomi, informatika hingga akuntansi, peserta mengikuti tes cart selama 90 menit harus menjawab 100 soal.“Semunya serentak hari pertama jam sembilan ini tes cat untuk seleksi ppn pns pegawai pemerintah non pns sama dengan pppk, yang tidak hadir 7 orang dia tidak ikut arahan instruktur harusnya kerjakan sampai selesai 90 menit harusnya selesaikan dulu semya baru finish,”Papar Dede Hendayana Sekretaris Bawaslu Jawa Barat.

Program penerimaan pegawai pemerintah non PNS di kantor Bawaslu ini digelar untuk umum, sementara pelaksanaan penerimaan pegawai pemerintah non pns digelar untuk honorer tenaga kesehatan, pendidikan dan penyuluh pertanian, pelaksanaan PPPK kembali di undur.
(Ucue/van)