Tidak Lock Down, Bupati Garut Pertegas Social Distancing

0
161

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Bupati Kabupaten Garut Rudy Gunawan, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut saat ini belum menyatakan akan melakukan kebijakan Lock Down atau Karantina Wilayah. Hal ini karena untuk melakukan Lockdown harus menunggu intruksi dan Peraturan Pemerintah (PP).

Meski demikian, pihaknya mengaku akan lebih tegas dalam menerapkan social distancing di wilayah Kabupaten Garut.

“Sejak awal saya sampaikan kalau lock down atau karantina wilayah itu nunggu PP-nya dulu, kan saya sudah sampaikan ada PP-nya. Yang tersebar luas itu saya juga tidak tahu,” ujar Rudy, di Command Center Garut, Minggu (29/03) sore.

Penegasan yang dilakukan pihaknya adalah mulai hari ini akan ada pembatasan gerak orang secara fisik ke pusat-pusat keramaian, seperti yang dilakukan di Kota Bandung.

Rudy juga menjelaskan, kalau diberlakukan lock down itu, orang tidak boleh masuk wilayah Kabupaten Garut. Selain itu orang yang akan mudik ke Garut akan diperiksa di setiap mulut jalan yang masuk.

“Semacam screening, intinya kita akan periksa setiap orang yang masuk, memastikan dalam keadaan sehat, tidak membuat orang di kampungnya menjadi sakit,” tuturnya.

Kalau masyarakat masih tidak mengindahkan Social Distancing, pihak Pemkab Garut akan menutup ruas-ruas jalan agar peraturan Social Distancing dilaksanakan warga masyarakat.

“Kita akan tutup beberapa ruas jalan seperti di Kota Bandung, karena di Garut ini kami mendapat teguran juga, kok tidak mematuhi (Social Distancing), padahal ODP makin hari makin banyak, hari ini saja bertambah lima puluh orang. Contohnya tadi saya menemukan di salah satu kecamatan, ada ODP malah keluyuran dijalan, mestinya kan diam dirumah,” pungkasnya. (*)

Reporter : MD Sumarna
Editor : Ade Indra