GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Pertandingan Sepak Bola Liga Desa pada partai final 3 Pilar Garut Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Garut selesai digelar, Pertandingan tersebut berlangsung seru karena mempertemukan Desa Leles VS Kelurahan Pataruman dengan skor 2-1, di lapangan Jayaraga Kabupaten Garut, Minggu (03/03/19) sore.

Dalam Perhelatan Liga Desa tiga pilar yang diikuti 125 tim sepakbola dari Desa/Kelurahan yang berada di wilayah Kabupaten Garut.
digelar sejak tanggal 20 januari dan berakhir pada 03 Maret 2019.
Partai final antara Desa Leles VS Kelurahan Pataruman tersebut langsung disaksikan Bupati Garut H Rudy Gunawan, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, Dandim 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Azis, Ketua Persigar Dadang Johar Arifin, para kepala SKPD, Asko PSSI Garut Camat dan Lurah dari kedua tim dan tamu undangan.

Baca juga : Minim Sosialisasi Warga Pelosok Masih Nekat Berkendara Dengan Muatan Berlebih

Final Liga Desa ini mempertemukan antara tim Kelurahan Pataruman dan tim Desa Leles yang sebelumnya di semi Final Kelurahan Pataruman mengandaskan Desa Cimaragas dengan skor 3-2. sedangkan Desa Leles mengalahkan Desa Padasuka dengan skor 2-1.
Dipertemuan final Kedua tim bermain imbang dan saling jual serangan selama 90 menit, Babak pertama Kelurahan Pataruman unggul lebih awal 1-0, sebelum akhirnya Desa Leles bisa menyamakan kedudukan dengan skor 1-1, Desa Leles pun terus tampil menyerang hingga akhirnya didetik-detik akhir Desa Leles berhasil menambah keunggulan menjadi 2-1.

Baca juga : PKS Cibatu Getol Sosialisasi Nomor Partai Kepada Masyarakat

Dibabak kedua, kedua tim saling jual serangan dan beberapa kali peluang di ciptakan kedua kesebelasan tapi skor tidak berubah 2-1 sampai akhir pertandingan. Dewa kemenangan berpihak kepada Desa Leles, dengan demikian Desa Leles keluar sebagai juara Liga Desa tiga pilar setelah mengalahkan tim Kelurahan Pataruman dengan Skor 2-1.

”Walaupun kejuaraan ini tidak diikuti oleh seluruh desa yang ada di kabupaten Garut, namun hal itu tidak membuat PSSI patah semangat,
terbukti acara yang digelar mulai babak penyisihan hingga Final berjalan sukses”Ujar Amirudin Ketua PSSI Garut.

Amirudin saat wawancara dengan wartawan usai liga desa (Foto Istimewa KBRN)

Bahkan Amirudin menjelaskan, dari sekian banyak pemain yang mengikuti kejuaraan sepakbola Liga Desa, pihaknya telah menyaring kurang lebih 27 pemain yang nantinya akan dilakukan pembinaan,
baik untuk bergabung dengan Persigar atau dibina PSSI.

”Tetapi untuk agenda kita fokuskan dalam persiapan menghadapi PORDA yang akan dilaksanakan di kabupaten Tasikmalaya”,Tutup Amirudin.

Sementara disisi lain Kepada Desa Leles H.Tatan mengatakan bahwa keluarnya leles sebagai juara merupakan hasil dari kekompakan tim leles, walaupun sebut tatan tim sepak bla leles tidak memiliki sarana yang cukup untuk berlatih sebagai pesepak bola.

H. Tatan Kepala Desa leles saat ditemui wartawan usai gelaran liga desa di lapangan jayaraga garut ( Istimewa)

“Ini berkat kerjasama tim yang bagus, padahal di leles tidak ada lapangan sepak bola, mereka latihan sehari-hari di lapangan futsal, karena lapanagan sepak bola leles dijadikan pasar, walaupun begitu kami bersyukur semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak leles,”Pungkas Tatan.
(Evan/red)