GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Beberapa waktu lalu, Puskesmas Cipanas melakukan Swab Test kepada karyawan di kawasan objek wisata Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Hasil dari test tersebut menunjukan sejumlah karyawan Hotel dan Penginapan di kawasan objek Wisata Cipanas positive terpapar virus Covid-19.

Menyusul hal tersebut, tiga hotel yang berada di kawasan objek wisata Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, mulai Sabtu (5/9/20) ditutup.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Leli Yuliani mengatakan bahwa pada Jumat (4/9/20), terdapat penambahan kasus positif Covid-19di Kabupaten Garut. Dari tujuh orang yang dinyatakan positif, Empat diantaranya diketahui merupakan karyawan hotel.

“Empat karyawan hotel ini berasal dari tiga hotel yang ada dikawasan objek wisata Cipanas. Jadinya kita merekomendasikan agar ketiga hotel tersebut ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan untuk proses lanjutnya,” ujar Leli

Leli menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan tracking dan tracing kepada seluruh pegawai hotel. ia memastikan bahwa seluruh pegawai hotel yang bekerja di tiga hotel yang ditutup akan dites usap.

Selanjutnya Leli mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan dari mana para karyawan hotel tersebut terpapar Covid-19. Namun bisa saja para karyawan tersebut melakukan kontak dengan tamu hotel atau juga di luar kawasan hotel.

“Kita masih melakukan penelusuran. Saya belum menerima laporan lagi dari tim yang melakukan tracking dan tracing,” ucapnya.

Penutupan hotel dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut dengan suratyang ditujukan kepada tiga hotel yang ada di Cipanas dengan nomor surat556/1582/Disparbud/2020.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kebudayaandan Pariwisata Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar itu, disebutkan bahwa penutupan hotel dilakukan mulai tanggal 5 sampai dengan 7 September 2020.

 

 

 

Reporter : MD Sumarna