JAKARTA, KABARNUSANTARA.ID. – Direktur Operation, IT and Digital Banking Bank BTN, Andi Nirwoto menyebutkan, salah satunya ialah untuk pembiayaan  kredit konstruksi.

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN melirik kerja sama pembiayaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sebab, banyak peluang kerja sama yang dilakukan keduanya.

Dia juga bilang, pembiayaan itu bisa saja menggunakan dana BPKH semuanya. Nantinya, unit syariah BTN mendapatkan fee base.

“Banyak sekali yang bisa dimanfaatkan dengan kerja sama investasi dengan unit syariah Bank BTN karena kita pembiayaannya itu aset base cocok sekali bisa kita masukan dia kerja sama misalnya, untuk penempatan kredit kontruksi nanti tergantung baginya berapa porsinya,” ucapnya di Kantor Pusat Bank BTN Jakarta, Senin (24/8/20).

“Atau bisa juga BPKH 100%, dia minta penempatan di BTN itu dalam bentuk investasi yield 7% nanti tergantung lagi apakah dia mau absorb risikonya 100% atau berbagai risiko, kalau risiko 100% ya yield untuk dia semua, tinggal banknya unit syariah mendapat fee base,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan kerja sama juga dan bisa dilakukan melalui pembiayaan untuk kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi maupun non subsidi.

“Yang lainnya yang sudah kita kucurkan misalnya KPR non subsidi atau KPR subsidi margin dengan akad MMQ bisa kita jual quote and quote kepada BPKH,” paparnya.