GARUT|KABARNUSANTARA.IDUntuk pertama kalinya, Desa Mekargalih menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran. Gelaran acara yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Falah Biru, mendapat sambutan hangat dari warga desa hingga, pawai ta’aruf yang menandai pembukaannya pun, diikuti oleh ribuan orang.

Baca Juga: Ini Penjelasan Mendikbud Soal Banyaknya Keluhan PPDB

Kepala Desa Mekargalih, Idad Badrudin SE mengungkapkan, kegiatan ini memang baru pertama kali digelar di desanya untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-74 dan juga menyambut tahun baru Islam tahun 1441 Hijriyah. Rencananya, MTQ akan digelar selama satu pekan.

Idad berharap, ajang MTQ tingkat desa ini, bisa menghasilkan qori dan qoriah terbaik yang bisa mengharumkan nama desanya hingga tingkat internasional. Dukungan dari masyarakat sendiri, dirasa cukup besar yang dibuktikan dengan banyaknya peserta pawai Ta’aruf.

“Kita berharap dukungan penuh dari warga untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ yang akan berlangsung sepekan ini mulai tanggal 12 hingga 30 Agustus ini,” katanya.

Baca Juga: NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Idad melihat, pembukaan MTQ yang diisi dengan pawai ta’aruf juga bisa membangun rasa kebersamaan antar masyarakat yang nantinya juga bisa mewujudkan desanya menjadi desa yang religius. Hal ini pula menurutnya bisa memotivasi para kafilah untuk bisa menampilkan yang terbaik di semua cabang perlombaan.

Gelaran MTQ yang mengambil tema “Semangat merdeka semangat hijrah” dan dibuka dengan pawai ta’aruf, dibuka langsung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Mekargalih KH Khoer Hasanul Akhlak yang juga pengasuh pondok pesantren Al Falah Biru dengan didampingi kepala desa.

Peserta pawai, berkeliling melintasi jalan-jalan Desa Mekargalih dengan disaksikan oleh warga desa yang menyambut di sepanjang jalan. (*)

Baca Juga: Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?

MD Sumarna

Penulis: MD Sumarna

Editor: AMK

1 KOMENTAR