GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Puluhan warga Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, kembali melakukan aksi demo, Kamis (8/8/2019). Aksi yang dilakukan di halaman Kantor Desa Cimaragas, karena tidak adanya jawaban Bupati Garut, atas belum ada jawaban terkait surat yang dilayangkan BPD melalui Kecamatan kepada Bupati Garut.

Baca juga : Dua Rumah di Leles Terbakar Diduga Akibat Korsleting

“Kami melakukan aksi demo kembali, karena tidak ada tanggapan dari Bupati perihal surat permohonan BPD yang dilayangkan melalui kecamatan untuk permohonan penonaktifan atau pemberhentian Kepala Desa Cimaragas,” kata koordinator aksi, Aan Alamasyah disela-sela aksi.

Menurut Aan, Kepala Desa Cimaragas selain sudah melanggar etika moral, juga diduga peyalahgunaan anggaran desa tahun 2017-2018 dan program PTSL, yang menjadi tuntutan warga agar kepala desa bertanggungjawab. “Bila Kepala Desa Cimaragas, tidak bisa bertanggungjawab atas dugaan penyalahgunaan anggaran desa, PTSL, dan melanggar etika moral kami menuntut agar kepala desa turun dari jabatanya,” ujarnya.

Baca juga : Nelayan Sulsel dan Sulbar Tangkap Ikan Hingga 11 Ton per Hari

Aan juga menambahkan, untuk saat ini warga berserta para tokoh sudah tidak lagi percaya terhadap kepemimpinan Kepala Desa Cimaragas, karena selama kepemimpinanya sudah banyak permasalahan, yang sehingga warga mengatakan mosi tidak percaya kepada Kepala Desanya.

“Kami serta para tokoh meminta agar Kepala Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan untuk mengundurkan diri dari jabatanya, dan kami pun memohon agar Bupati Garut segera mengeluarkan SK pemberhentian Kepala Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan,” Pungkasnya.

Reporter : Atu RF