GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Nasib apes menimpa Andri Maulana (24), tukang ojek warga Kampung Ciparay, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia dihakimi massa di Jl. Bank, Kecamatan Garut Kota, lantaran dikira begal atau pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), Senin (15/7/2019) malam tadi.

Peristiwanya bermula ketika Andri mengantarkan penumpang bernama Memes dari Sukaregang ke arah Cipanas, Tarogong Kaler. Di perjalanan, Memes meminta Andri untuk belok ke arah Mandalagiri dengan tujuan menjemput seorang wanita bernama Nur.

Baca juga:

Dua Anggota Geng Motor Diciduk, Satu Sedang Apeli Pacar Satu Lagi Sedang Bercukur

Di Mandalagiri Nur ternyata sudah menunggu. Ia pun naik ke motor Andri dan duduk di tengah. Setelah Nur naik, Andri pun melanjutkan perjalanan.

Di perjalanan, Nur ternyata menolak dibawa ke Cipanas dan meminta agar Memes memilih penginapan terdekat. Karena Memes bersikeras membawa Nur ke Cipanas, Nur berontak dan berteriak-teriak minta diturunkan.

Tak disangka, ketika motor tiba di Jl. Bank, Nur malah nekat loncat. Akibatnya ia jatuh dan bergulingan di jalan. Begitu juga Andri dan Memes, keduanya ikut terjatuh.

Melihat wanita terjatuh dan sebelumnya berteriak-teriak, puluhan warga yang kebetulan sedang berada di tempat itu, langsung mendekat. Tanpa ampun, mereka langsung menghakimi Andri. Mereka menyangka Andri merupakan pelaku begal terhadap si wanita yang jatuh. Sementara Memes, langsung kabur begitu ia jatuh.

Andri mengalami luka lebam di sekujur tubuh akibat peristiwa itu. Bahkan bibirnya nampak pecah. Sedangkan Nur mengalami luka di lengan dan kepala sehingga dilarikan ke rumah sakit pada saat itu juga.

Kapolsek Garut Kota, Kompol H. Uus Susilo, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca juga:

Polsek Garut Kota Tangkap Lima Copet pada Acara Konser Slank

“Peristiwa itu terjadi akibat salah faham. Massa mengira tukang ojek itu adalah pelaku curas sehingga mereka menghakminya. Padahal tukang ojek itu jatuh akibat penumpangnya loncat,” ujarnya, Selasa (16/7/2019).

Dalam peristiwa itu, kepolisian mengamankan sebuah sepeda motor dan satu botol minuman keras oplosan yang diduga dibawa oleh Andri.(*)

Reporter: MD Sumarna
Editor: Mustika

2 KOMENTAR