Gak Jadi Rujuk ST12 Ganti Vokalis Selain Charly

0
289

JAKARTA|KABARNUSANTARA.ID Band ST 12 sempat mewarnai dunia musik Tanah Air dengan sosok vokalis ternama Charly Vanhoutten sebagai punggawanya. Namun setelah pria kelahiran Cirebon itu keluar, akhirnya tersisa Pepep (drum) dan Indra (bass) yang meneruskan kiprah band asal Bandung itu.

ST12 sekarang menggaet vocalis Firman Siagian yang mana sosok penyanyi ini pernah di orbitkan oleh Charly dengan lagu kehilangan “Dengan masuknya firman ke ST12 bisa saja membuat ST12 bangkit lagi” pungkas Charly.

Baca Juga: APPI Garut Gelar Seminar Mitigasi Hukum Pengadaan Barang dan Jasa

Posisi vokalis pun sempat diisi oleh Rido, Dimas, dan yang terakhir kmarin Zaini atau yang akrab disapa Zai, akhirnya zaipun keluar dan di gantikan lagi oleh Firman. Hal tersebut menimbulkan tanda tanyan besar dari para fans ST 12 dan Setia Band yang beberapa waktu lalu dikabarkan akan rujuk, Pada saat dinkonfirmasi tim kabarnusantara.id mantan Vocalis pertama ST12 Charly Vanhoutten, Senin (07/10/19)menyebut.

Bahwa ST 12 berdiri tahun 2004 terdiri dari Charly, Pepeng, Pepep dan (Alm) Iman Rush, Mereka berempat mengusung band nya dengan genere melayu, seiring berjalannya waktu gitaris Iman Rush meninggal dunia, Akhirnya Charly, Pepeng dan Pepep bersepakat untuk meneruskan band ST 12 dengan genere tetap melayu.

SIngkat cerita akhirnya ST 12 di tahun 2007 mencuat dan karyanya booming / Meledak dimana mana, dengan album bertajuk “PUSPA” merajai industri musik pada saat itu dan nama Charly Vanhoutten mulai di lirik menjadi komposer dan producer, dari semua karyanya berhasil dibawakan oleh beberapa penyanyi lain salahsatu karyanya yang berjudul kehilangan yang di popularkan oleh Firman, (Alm) Olga dengan judul hancur hatiku, Syahrini dengan judul sesuatu, T2 , Siti Nurhaliza, Krisdayanti, Betran Peto dengan judul sahabat kecil dan banyak lagi lainnya.

“ST 12 pada saat itu menjadi pelopor band melayu di indonesia dan booming alhamdulillah di syukuri setiap karya yang diciptakan, mau diakui ato tidak” tutur Charly.

Bahkan Charly menyebut diindustri musik ST 12 menjadi band yang mengawali sejarah peradaban di indonesia dengan genere melayu dan menjadi barometer dan mengispirasi band lain untuk bermunculan dengan kemasan melayu seperti Kangen Band , Wali, Armada, Sembilan Band, Hijau Daun, Bagindas, bahkan membuat Band Unggu tadinya genere Pop & Rock Sedikit bantingstir meluncurkan album pop melayu.

Baca Juga: Tender Lebih Awal Siap Digelar Biro Pengadaan Barang dan Jasa Jabar

ST 12 telah menjadi band ngetop dan terlaris dalam setiap penjualan karya karya albumnya, sementa disaat ST 12 berada di puncak populernya tiba-tiba di tahun 2011 dikejutkan dengan pengunduran diri sang vocalis Charly Vanhoutten dari ST 12 dan disusul gitaris Pepeng, serta seluruh team, crew dan management. Akhirnya nama ST 12 diserahakan kepada Pepep Sang Drumer.

Di awal tahun 2012 Charly dan Pepeng bersama team crew, management, editional player, bersepakat untuk membuat band baru bernama Setia Band yang menggaet alsa drumer wanita membatu format baru dan karya baru dengan meneruskan karya Charly yang bergenere melayu.

“Menurut para pengamat musik antara ST 12 format baru dan Setia Band sama-sama melayu tetapi ST 12 sekarang berubah lebih ke not not bukan melayu ST 12 yang dulu, makanya ST 12 format sekarang lebih mengambil pasar di Malaysia,” jelas Charly.

Bahkan saat disinggung mengenai ST 12 yang berganti vokalis menjadi Firman Siagian yang juga sempat membawakan lagu ciptaan Charly dengan judul kehilangan dan setelah Charly bersama ST12 formasi pertama mengeluarkan video klip jangan marah marah, Charly tidak berkomentar banyak.

“Dengan masuknya firman ke ST12 bisa saja membuat ST12 bangkit lagi,” pungkas Charly.

Baca Juga: Dua Lokasi ini Jadi Pintu Gerbang Tol di Garut

Reporter : Ukaz Budiman