Massa Korban Banjir Bandang Tempeli Gedung DPRD dengan Berbagai Tulisan

19
Hosting Unlimited Indonesia

GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Massa korban banjir bandang yang berdemo di Gedung DPRD Garut, Rabu (10/7/2019), hingga pukul 15.00 belum membubarkan diri. Mereka terus bertahan dan memaksa agar Bupati Garut Rudy Gunawan dihadirkan.

“Bupati harus hadir, kami akan tunggu,” ujar salah seorang pendemo.

Sebagai ungkapan kekesalan dan kekecewaan, massa yang tergabung dalam PWKBB (Paguyuban Korban Banjir Bandang) Garut itu, menempelkan sejumlah tulisan di gedung DPRD. Bunyinya di antaranya “Berikan Hak kami”, Pa Bupati jangan tidur,” dan sebagainya.

Baca juga:

Korban Banjir Bandang Kembali Datangi DPRD Garut, Ajukan Lima Tuntutan

Garut Diguyur Hujan, Banjir Rendam Jl. Hasan Arif

Salah satu warga korban banjir, Rani, yang ikut bicara saat audiensi dengan anggota DPRD Garut, mengatakan, ia dan para korban sangat kesal karena ternyata uang kadeudeuh yang dijanjikan Bupati Garut hingga kini tidak ada.

Inilah tulisan-tulisan yang dipasang oleh para korban banjir bandang di DPRD Garut

“Bupati mau ngasih uang kadeudeuh sebesar Rp 1.500.000, ternyata tidak ada, apalagi bupatinya tidak ada,” ungkapnya.

Suasana panas baru agak reda ketika sosok yang ditunggu-tunggu, yakni Bupati Garut akhirnya tiba di Gedung DPRD. Bupati langsung mengambil kursi di depan didampingi Sekda Garut, Ir. H. Deni Suherlan, dan pejabat lainnya. Sementara dari jajaran anggota dewan tampak Enan, S.Pd yang sejak pagi berdialog dengan para pengunjuk rasa.

Reporter : MD Sumarna
Editor: Mustika

Comment

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan