GARUT|KABARNUSANTARA.IDBis Primajasa bernopol B 7219 TGB jurusan Garut – Jakarta masuk parit di Jalan Raya Garut-Bandung, Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jumat (14/6/2019) pukul 01.00.

Diduga sopir sengaja membanting stir dan mengarahkan bis ke parit guna menghindari kecelakaan setelah mengetahui rem blong.

Tujuannya agar bis yang berpenumpang 15 orang itu dapat berhenti. Bahkan sebelumnya sopir juga sempat mengarahkannya ke selokan, namun ternyata bis tetap melaju kencang.

Baca juga:

Usai Tabrakan, Mobil dan Sepeda Motor Masuk Jurang Sedalam 50 Meter

“Dan alhamdulillah sopirnya cukup lihai, bus akhirnya diarahkan ke parit sehingga langsung berhenti. Semua penumpang pun alhamdulillah selamat,” kata salah seorang penumpang.

Sopir bis, Tatang Ridwan (50), asal Desa Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, dibantu semua awak bis, langsung mengevakuasi para penumpang dan memindahkannya ke bis lain agar bisa melanjutkan perjalanan.

Baca juga:

Tiga Warga Banyuresmi Santuni Puluhan Anak Yatim dari Gaji Sendiri

“Ya rem blong, saya banting setir ke kiri dan saya hentikan dengan cara ini,” ujar Tatang di hadapan petugas kepolisian.

Sementara itu, Bripka Darwis, anggota Polsek Kadungora yang terjun langsung ke lokasi mengatakan, bis tersebut menuju arah Bandung. Tiba di belokan Lebakjero tepat di jalan menurun, ternyata bis tak bisa direm sehingga akhirnya sopir banting setir ke kiri ke arah parit,” jelasnya.

Reporter : MD Sumarna
Editor : Mustika